Renungan Harian 1 Tawarikh 4: 9-10 | Doa Yabes

Renungan-Mazmur-127-2-Orang-Yang-Dikasihi-Tuhan-Diberkati-Ketika-Sedang-Tidur
Renungan Mazmur 127: 2 | Orang Yang Dikasihi Tuhan, Diberkati Ketika Sedang Tidur
Renungan-1-Samuel-1-12-14-Berdoa-Seperti-Orang-Mabuk
Renungan 1 Samuel 1: 12-14 | Berdoa Seperti Orang Mabuk
Show all

Renungan Harian 1 Tawarikh 4: 9-10 | Doa Yabes

Renungan-Harian-1-Tawarikh-4-9-10-Doa-Yabes

Renungan-Harian-1-Tawarikh-4-9-10-Doa-Yabes



Nama Yabes hanya disebut dalam 2 ayat tersebut diatas. Diantara kita mungkin tidak banyak tahu tentang siapa Yabes ini. Nama Yabes menjadi terkenal dan sering disebut-sebut, bahkan doanya dijadikan nyanyian yang sedang hits sekarang ini.

Arti Yabes adalah “Tekanan batin”, karena ibunya saat melahirkan dia dengan kesakitan. Ibunya melahirkan Yabes dengan sengsara. Bagi ibunya, Yabes anak pembawa sial.

Karena sikap ibunya tersebut, Yabes mengalami tekanan batin yang sangat berat. Yabes sebagai anak yang tidak dikehendaki ibunya.

Namun apa sikap Yabes menghadapi kenyataan pahit tersebut. Yabes tidak larut dalam kesedihan. Yabes tidak menyerah dalam tekanan batin yang sangat menyakitkan tersebut. Yabes bangkit dan menghadap Tuhan, dikatakan; “Yabes berdoa kepada Allah Israel, “Kiranya Engkau memberkati aku berlimpah-limpah, dan memperluas daerahku, dan kiranya tanganMu menyertai aku, dan melindungi aku, dari pada malapetaka, sehingga kesakitan tidak menimpa aku. Dan Allah mengabulkan permintaannya itu.”
(1 Tawarikh 4:10)

Doa Yabes inilah sebagai doa yang luar biasa. Mengapa? Karena bagi kebanyakan orang ini dianggap sebagai doa yang nekat dan doa yang sangat berani. Karena doa Yabes lahir dari seorang anak yang dikutuk oleh ibu kandungnya sendiri. Seorang anak yang memiliki Madesu (masa depan suram). Hal inilah yang membuat Yabes sangat ketakutan luar biasa.

Yabes

Bagi Yabes tidak ada pilihan lain kecuali hidup atau mati saja.

Maka timbullah tindakan nekat yang jarang dilakukan orang pada waktu itu.

Yabes menghadap TUHAN Allah Israel. Siapa yang berani menghadap TUHAN yang Maha Kudus. Pada jaman itu kalau seseorang menghadap TUHAN, harus melalui perantaraan imam. Inilah keberanian Yabes, waktu dia berdoa, dia tidak tahu apakah doanya akan dijawab Tuhan atau tidak.

Ada beberapa pelajaran yang menarik dari doa Yabes:

Pertama:
Yabes seorang yang tidak mudah putus asa.

Kedua:
Yabes seorang yang berani mengambil risiko, karena berani menghadap TUHAN Allah Israel yang Maha Kudus.

Ketiga:
Yabes adalah seorang penuh inisiatif dan kreatif.

Keempat:
Yabes adalah seorang yang bisa memandang masa depan dengan mata hati yang penuh harapan.

Kelima:
Yabes adalah seorang yang bermental tidak tanggung-tanggung dalam meminta kepada Tuhan.

Akhirnya apa yang terjadi;
Dan TUHAN Allah mengabulkan permintaan Yabes.
(1 Tawarikh4:10b)

Mari siapapun kita, apabila sedang terpuruk, ayo bangkit dan ikuti gerak langkah Yabes. Jangan ragu dan jangan takut. Datang pada TUHAN dengan penuh keberanian, karena kita ini anakNya dan TUHAN Allah itu Bapa kita.

Sebagaimana Tuhan mengabulkan permintaan Yabes, Tuhan juga pasti mengabulkan doa dan permintaan Anda dan saya.

APLIKASI
1. Apakah Anda sedang mengalami kondisi terpuruk?
2. Beranikah Anda mengikuti jejak seperti doa Yabes?

KOMITMEN PRIBADI
Kalau Yabes yang seperti itu saja bisa, maka akupun juga harus bisa.

DOA
Tuhan Yesus, trimakasih sudah memberi teladan melalui doa Yabes. Sekarang kami mau bangkit dan selalu bersekutu lebih dekat lagi dengan Engkau. Amin.

Ditulis oleh: Natanael Agus Pratono.

Admin
Admin
Renungan Harian Kristen merupakan sebuah website/blog yang dibuat sebagai bentuk pelayanan pribadi dari admin di bidang multimedia. Kami hadir untuk Anda yang sedang mencari bahan renungan, ringkasan khotbah, maupun bahan cerita sekolah minggu. Kami juga merupakan wadah untuk berbagi berkat melalui renungan dari setiap kontributor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *