renungan-harian-kristen-terbaru-dan-terlengkap
renungan-harian-kristen-terbaru-dan-terlengkap

Renungan Harian 1 Petrus 2: 23

Renungan Harian 1 Petrus 2: 23. Di dalam dunia hukum seorang terdakwa memiliki sebuah asas “praduga tak bersalah” ini artinya setiap orang yang dicurigai, ditangkap, ditahan, dituntut atau yang dihadapi dalam menghadapi pengadilan, harus dianggap tidak bersalah sampai putusan pengadilan yang menyatakan kesalahannya dan memperoleh kekuatan hukum tetap. Sebelum Yesus ditangkap, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat telah mencari jalan untuk menangkap dan membunuh Yesus dengan tipu muslihat mereka (Mark 14:1-2). Dan dalam pertemuan yang sangat tergesa-gesa, mereka menerima kebohongan, menolak kebenaran, dan bahkan melanggar aturan hukum mereka sendiri hanya untuk mempersalahkan Yesus. Orang Roma juga tidak lebih baik dari mereka. Ketika pemimpin orang Yahudi menyerahkan Yesus kepada Pontius Pilatus, gubernur Roma hanya peduli melindungi dirinya sendiri dibanding keadilan. Pilatus percaya Yesus tidak bersalah, tapi dia memerintahkan Yesus agar disalibkan untuk memuaskan kerumunan orang yang haus darah (Matius 27:22-26).

APAKAH ARTINYA?

Kenapa Yesus tidak membela dirinya sendiri, baik secara verbal maupun fisik? Sebagai Anak Allah yang sempurna, dia tidak bersalah dan bahkan malaikat sorga siap membantunya (Matius 26:53). Faktanya, Dia bahkan menciptakan orang yang mengutuk diri-Nya sendiri. Renungkan itu untuk beberapa saat. Yesus menyerahkan hak-Nya untuk anda. Dia menanggung kejahatan, ketidakadilan hanya untuk menebus dosa anda. Yesaya 53:7 mendeskripsikan Yesus sebagai berikut “Dia dianiaya, tetapi dia membiarkan diri ditindas dan tidak membuka mulutnya seperti anak domba yang dibawa ke pembantaian; seperti induk domba yang kelu di depan orang-orang yang menggunting bulunya, ia tidak membuka mulutnya.”

Yesus tidak ditemukan kesalahannya sedikitpun, namun Ia rela menderita dengan sangat hanya karena kasih-Nya yang besar kepada anda.

BACA JUGA:  Renungan Harian Lukas 10: 25-37 | Orang Samaria yang murah hati

LALU APA YANG HARUS DILAKUKAN?

Teladani teladan rendah hati Yesus dan jangan mendendam jika ada orang yang menganiaya anda. Ingatlah Roma 12:17 “Janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan”

APAKAH ANDA TAHU?

Dibawah pemerintahan Romawi, kelompok Yahudi Sanhedrin dapat mengeluarkan vonis hukuman mati, tapi hanya prajurit Roma yang dapat menjalankan hukuman. Itulah sebabnya kenapa pemimpin Yahudi mengirim Yesus kepada Pontius Pilatus. (Renungan Harian 1 Petrus 2: 23)

baca juga: Bahan Cerita Sekolah Minggu Kisah 28 : 1-10 | Allah Menyertai Paulus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *