renungan-harian-kristen-terbaru-dan-terlengkap
renungan-harian-kristen-terbaru-dan-terlengkap

Renungan 16 Mar 2022: Lukas 4: 1-4 (Lapar Bukan Alasan)

Daftar Isi

Renungan Harian Lukas 4: 1-4 (Lapar Bukan Alasan). Pelajar SMK nyaris diamuk massa karena mencuri Puang di kedai. Awalnya, ia pulang sekolah dan berpura-pura membeli sesuatu. Saat pemilik kedai lengah, ia mengambil uang Rp 20.000,00. Namun, aksinya dipergoki sehingga kabur setelah sadar dia ketahuan. Pemilik kedai pun meneriakinya maling sehingga mengundang perhatian warga sekitar. Mereka berhasil menangkap dan menghajarnya. Beruntung, ia diselamatkan warga lainnya dengan menyerahkannya ke kepolisian. Di hadapan polisi, ia mengaku uangnya hilang sehingga mencuri karena untuk makan dan ongkos pulang.

Lapar Bukan Alasan

Dengan kisah tersebut, lapar mendorong seseorang melanggar hukum demi menghilangkan kelaparannya. Namun, berbeda dengan mereka, Yesus tidak melanggar firman sehingga patut diteladani. Ketika berpuasa 40 hari, Dia sudah dicobai Iblis. Tampaknya, cobaannya tidak terjadi pada hari ke- 40 saja. Namun, sejak mengawali hingga mengakhiri puasa. Memang, selama 39 hari tidak dijelaskan cobaan Iblis terhadap-Nya. Baru pada hari ke-40, ada dialog Yesus-Iblis. Dialog mereka, “suruhlah batu ini menjadi roti”, “Manusia hidup bukan dari roti saja”. Sesungguhnya, Dia mengutip, “Jadi la merendahkan hatimu, membiarkan engkau lapar dan memberi engkau makan manna, yang tidak kaukenal dan yang juga tidak dikenal oleh nenek moyangmu, untuk membuat engkau mengerti, bahwa manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi manusia hidup dari segala yang diucapkan TUHAN” (Ul 8:3).

Seperti Yesus, meski lapar, Dia tidak mau diperintah Iblis karena pasti pelanggaran. Namun, Dia taat karena pasti kebenaran. Karena itu, melangkahlah dalam iman dan firman supaya Bapa berkenan kepada Anda. Kemudian, milikilah ayat- ayat hapalan. (abr)

BACA JUGA:  Renungan Harian Sekolah Minggu Lukas 5: 1-11 | Meninggalkan Segala Sesuatu Lalu Mengikut Yesus

Leave a Reply

Your email address will not be published.