renungan-harian-kristen-terbaru-dan-terlengkap
Renungan Harian Matius 4: 1
Renungan-Harian-Amsal-3-27-35-Membalas-Kebaikan
Renungan Harian Amsal 3: 27-35 | Membalas Kebaikan
Show all

Renungan Harian Yohanes 8: 44 

renungan-harian-kristen-terbaru-dan-terlengkap

renungan-harian-kristen-terbaru-dan-terlengkap



Renungan Harian Yohanes 8: 44. Ada sebuah fakta yang mengejutkan: Setan tahu Alkitab! Sulit untuk dipercaya, tetapi itulah yang terjadi. Ketika Setan mencobai Yesus 3 (tiga) kali di padang gurun, ia mengutip Alkitab dalam pencobaan yang kedua (Mat. 4:5-6) Setelah membawa Yesus ke bubungan Bait Allah di Yerusalem dan menantang Yesus untuk lompat untuk menunjukkan kuasa-Nya, Setan mengutip Mzm. 91:11-12, yang berbunyi, “sebab malaikat-malaikat-Nya akan diperintahkan-Nya kepadamu untuk menjaga engkau di segala jalanmu. Mereka akan menatang engkau di atas tangannya, supaya kakimu jangan terantuk kepada batu.”

Tetapi ayat-ayat diatas tidaklah ditulis untuk memotivasi kita melakukan atraksi-atraksi berbahaya. Setan berusaha untuk menipu Yesus agar menyalahgunakan kuasa-Nya. Tetapi Yesus tidak dapat ditipu dan menjawab dengan mengutip Ulangan 6:16: “Janganlah kamu mencobai TUHAN, Allahmu.”

APAKAH ARTINYA?

Iblis begitu suka memutarbalikkan firman Tuhan. Ia telah melakukannya sejak di taman Eden. Ingatlah mengenai bagaimana Tuhan memberikan instruksi yang spesifk kepada Adam dan Hawa untuk tidak makan dari buah pohon pengetahuan yang baik dan jahat. Tetapi iblis datang menghampiri Hawa dan berkata, “Tentulah Allah berfirman: Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan?” Adalah penting untuk memahami bagaimana cara kerja iblis. Sama seperti seorang prajurit yang harus mengetahui bagaimana strategi musuh dalam berperang, begitupula orang percaya dapat melawan cobaan dari iblis dengan lebih baik juga kita memahami metode dan cara kerjanya.

Iblis suka berdusta. Itulah naturnya. Seringkali ia secara terang-terangan menipu kita. Dalam beberapa saat, ia secara diam-diam akan memutar -balikkan firman Tuhan sehingga kepalsuannya terdengar cukup dekat dengan kebenaran. Bagaimanapun juga, ia berusaha untuk menipu dan memimpin kita kepada dosa karena ia “tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran.” (Yoh. 8:44)

BACA JUGA:  Renungan Harian Yohanes 17: 17

Untuk mengalahkan iblis, kita harus memahami dan mempercayai kebenaran. Seperti yang Yesus lakukan di padang gurun, kita harus melawan kebohongan dan pencobaan Iblis dengan mengikuti kebenaran firman Tuhan. Dalam 2 Sam. 7:28, dikatakan, “Oleh sebab itu, ya Tuhan ALLAH, Engkaulah Allah dan segala firman-Mulah kebenaran;” Ikuti firman Tuhan maka kita akan mengalahkan pendusta itu!

LALU APA YANG HARUS DILAKUKAN?

Hafalkan 1 Pet. 5:8-9! Dalam peperangan kita melawan Iblis. Efesus 6:17 menyebut Alkitab sebagai “pedang Roh”. Firman Tuhan adalah senjata perlawanan yang sangat hebat yang dapat kita gunakan untuk mengalahkan iblis.

TAHUKAH ANDA?

Iblis adalah bapa pendusta, tetapi Yesus adalah kebenaran itu sendiri. Dalam Yoh 14:6, Yesus berkata, “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.”

Admin
Admin
Renungan Harian Kristen merupakan sebuah website/blog yang dibuat sebagai bentuk pelayanan pribadi dari admin di bidang multimedia. Kami hadir untuk Anda yang sedang mencari bahan renungan, ringkasan khotbah, maupun bahan cerita sekolah minggu. Kami juga merupakan wadah untuk berbagi berkat melalui renungan dari setiap kontributor.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *