Renungan-Harian-Roma-9-Kebenaran-Allah-dan-Penolakan-Israel

Renungan Harian Roma 9: 1-29 | Kebenaran Allah dan Penolakan Israel

Daftar Isi

Renungan Harian Roma 9: 1-29. Seperti apakah beban doa yang ada di dalam hati Rasul Paulus tentang Israel jasmani dan mengapa demikian? (ayat 1-5)

Paulus memilki beban doa sangat berdukacita dan selalu bersedih hati atas jasmani Israel yang hidup tidak menurut ketetapan Ilahi (Tidak hidup dalam kebenaran Allah)

Perhatikan ayat 6-18. Menurut Anda apa itu kebenaran Allah dan bagaimana kebenaran itu diterapkan di dalam kehidupan kita saat ini? Jika kita adalah tanah liat, apa yang harus kita lakukan? (ayat 6-18, ayat 19-26)

Firman-Nya tidak pernah gagal selalu jujur kepada semua manusia Tuhan akan melimpahkan janji-janjiNya kepada siapa Tuhan mau melimpahkan janjinya, Tuhan akan memberikan belas kasihan kepada siapa Tuhan mau berbelas kasihan. Bermurah hati, kepada siapa Tuhan mau bermurah hati. Tidak bergantung pada usaha manusia, semua hak prerogatif Allah

Menurut Anda, apa pertimbangan penolakan Israel? (ayat 27-29)

Israel hidup tidak dalam ketetapan Allah, dan tidak hidup di dalam kebenaran sehingga terjerumus di dalam penolakan oleh Allah.

PENGAJARAN

Allah pencipta alam semesta, memilki hukum dan segala sesuatu harus takluk kepada hukum tersebut. Ketika orang Israel tidak hidup sesuai ketetapan Ilahi, mereka tidak hidup di dalam kebenaran Allah. Itu sebabnya orang Israel mulai terjerumus kedalam pertimbangan penolakan Allah.

Kita pun harus berhati-hati dengan tindakan hidup kita. Jika tidak kita akan terjerumus ke dalam lubang yang sama dengan orang israel jasmani.

Tidak ada dosa yang dilakukan oleh seseorang yang mempunyai jebakan dari dalam dirinya, masalah-masalah dan kehancuran seperti dosa seksual. Dosa ini menyebabkan lebih banyak kepedihan dan penyakit, dan menghancurkan lebih banyak hidup daripada alkohol dan narkoba bila digabung. Dosa ini menyebabkan dusta, pencurian, perselingkuhan dan pembunuhan, serta kepahitan, kebencian, fitnah, gosip dan ketidakmauan mengampuni. (John F McArthur). [CKN – Renungan Kristen]

 

BACA JUGA:  Renungan Harian Amsal 30: 1-14 | Standar Materi Atau Standar Allah?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *