Renungan-Harian-29-Septemberi-2019
Renungan Harian Roma 11: 33-36 | Menabur firman Allah
29 September 2019
Khotbah Kristen | Kesatuan Hidup dalam Karya Trinitas
30 September 2019
Show all

Renungan Harian Lukas 18: 1-8 | Sekaranglah waktunya

Renungan-Harian-30-Septemberi-2019

Renungan-Harian-30-Septemberi-2019



Renungan Harian Lukas 18: 1-8 | Sekaranglah waktunya. Orang yang mengajar kelas Alkitab bersama denganku selalu menyatakan betapa hebatnya era di mana kita hidup. Beberapa orang tanpa ragu langsung sepakat, tetapi segelintir orang bingung seraya berpikir dan berkata sarkastis, “Apa ia tidak membaca koran yang tiap hari memberitakan huru-hara yang kita alami?” Kita dikepung oleh berita-berita tentang perang, kekisruhan politik, pencurian data pribadi untuk kejahatan, penyakit, kekerasan, obat-obatan terlarang, dan penganiayaan terhadap orang Kristen di bagian tertentu di dunia. Ini bisa saja mengarahkan kita untuk percaya bahwa dunia ini sedang menuju kehancuran.

Ketika dunia menghadapi ketidakpastian dan kekacauan, mungkinkah gereja dan orang Kristen melihat kesempatan? Adalah lagi waktu yang lebih baik untuk menyatakan kepada dunia tentang Allah yang dapat kita andalkan? Kita hanya perlu membaca Alkitab dan mengetahui bahwa Allah memegang kendali. Yesus menjelaskan dalam Lukas 18: 6-8 bahwa mereka yang berseru kepada Allah akan mendapat keadilan, dan kemudian, bermaksud mengimbau para pendengar agar memiliki iman yang lebih besar, Ia pun bertanya, “Jika Anak Manusia itu datang, adakah Ia mendapati iman di bumi?” Bayangkan berapa banyak yang bisa kita lakukan! Sekaranglah waktunya bagi orang Kristen untuk menghidupi iman mereka. (Walter N. Maris)

baca juga: Renungan Anak Yohanes 7: 25-36 | Waktu Bersama



Admin
Admin
Renungan Harian Kristen merupakan sebuah website/blog yang dibuat sebagai bentuk pelayanan pribadi dari admin di bidang multimedia. Kami hadir untuk Anda yang sedang mencari bahan renungan, ringkasan khotbah, maupun bahan cerita sekolah minggu. Kami juga merupakan wadah untuk berbagi berkat melalui renungan dari setiap kontributor.

Tinggalkan Balasan