renungan-harian-kristen-terbaru-dan-terlengkap
renungan-harian-kristen-terbaru-dan-terlengkap

Renungan 8 Mar 2022: Pengkhotbah 7: 8-9 (Nilai Kesabaran)

Daftar Isi

Renungan Harian Renungan Pengkhotbah 7: 8-9 (Nilai Kesabaran). Seorang staf, sebut saja Johan, oleh atasannya diwajibkan online secara reguler guna mendapatkan laporan dan tugas lainnya. Suatu hari, ia mendatangi departemen teknologi informasi di perusahaannya dan menjelaskan bahwa komputernya sedang bermasalah. Piranti browsernya terlalu lama untuk bisa menampilkan halaman-halaman web yang harus ia buka . Namun, ketika staf IT memeriksa komputer Johan, ia menemukan bahwa perlu waktu rata-rata kurang dari 5 detik untuk menampilkan halaman-halaman web yang diperlukan Johan. Staf IT menjelaskan bahwa komputer Johan sebenarnya tidak lambat tetapi Johan menjawab bahwa teman- temannya di perusahaan lain bisa membuka halaman- halaman web dalam waktu kurang dari 3 detik.

Nilai Kesabaran

Kisah di atas hanya rekaan tetapi intinya merujuk pada realitas kehidupan masyarakat modern. Kita ingin segala sesuatunya serba cepat. Gagasan menunggu dengan sabar demi hasil tampaknya sudah tidak kita miliki. Namun, kesabaran adalah keutamaan pokok yang alkitabiah. Memang, kesabaran adalah salah 1 buah Roh (Gal. 5:22-24). Kita tidak harus mem- baca seluruh Alkitab sebelum membaca bagian ini.

Namun, ayat renungan hari ini mengajak kita untuk bersabar, seperti yang dijelaskan bahwa lebih baik sabar daripada tinggi hati.

Ketidaksabaran bisa membuat frustrasi, yang akhirnya bisa membuat kita marah. Mengupayakan sikap sabar pada janji-janji Allah dalam firman- Nya dan karya Roh akan mengurangi frustrasi dan meredam amarah. Inilah tugas utama kita karena amarah yang tidak tepat adalah akar banyak dosa. Kiranya kita dimampukan untuk mencari wajah Tuhan dalam penderitaan, mempercayai janji-janji- Nya sehingga kita mampu bertahan dalam kesabaran dan kasih. (sur)

BACA JUGA:  Renungan 16 Nov 2021: Pengkhotbah 12: 13-14 (Say No!)

Leave a Reply

Your email address will not be published.