Renungan Harian Matius 6: 19-24 (Miracle of Giving) Colgate adalah nama perusahaan yang langsung dikaitkan dengan pasta gigi. Jika tahu sejarah, pasti akan berpikir tentang Kristus dan jejak Colgate yang dijalani bersama-Nya. Ia mempunya waktu dengan Tuhan dan mengikuti prinsip Alkitab. Secara ekonomis, 100% keuntungannya diberikan kepada Tuhan dan memerinthakan akuntannya untuk meningkatkan jumlah persembahan, dari 20% menjadi 30%. Ketika terus berkomitmen untuk memberi, perusahaannya semakin diberkati Tuhan. Secara sosial, ia aktif dengan kegiatan sosial di gerejanya, mendukung misionaris, dan mengelola American Bible Society, American and Foreign Bible Society, American Tract Society.

Miracle of Giving

Rahasia keberhasilan Colgate terletak pada aktivitas ekonomis dan sosialnya. Ayat di atas menunjukkan bahwa ia mengabdikan hidupnya kepada Allah. Karena itu, sudah sepantasnya, jika kita mengasihi dan setia kepada-Nya. Karena mengasihi-Nya, seharusnya, kita mengumpulkan harta kita di surga. Caranya, ketika sedang bersedekah, secara eksternal, sebaiknya jangan sampai diketahui orang lain dan secara internal motivasi pemberian kita tidak mengharapkan pujian dari orang lain. Dengan cara seperti itu, Bapa surgawi akan membalas sedekah kita (Mat. 6: 3-4). Kalau Dia yang membalas, pasti balasannya melebihi sedekah kita. Contohnya, Colgate Palmolive dinobatkan majalah Fortune sebagai salah satu dari 500 perusahaan paling sukses di Amerika. Angka penjualan revenue-nya mencapai US$ 9 miliar dan cabangnya telah berada di 221 negara.

 

Sepertinya, Allah tidak mau berutang dengan kita. Karena itu, jika kita sudah mengetahui rahasia ini, segeralah memberi harta dan uang kita pada aktivitas pelayanan, misi, dan orang miskin. Dengan begitu, ia akan memberkati kita dan usaha kita. (ray)