Renungan Harian Matius 8: 24-28 (Expect the Unexpected) Expect the unexpected adalah satu istilah dalam bahasa Inggris yang boleh dibilang unik. Pertanyaan besar yang muncul adalah bagaimana kita sesungguhnya “menduga-duga yang tak terduga?” Istilah ini muncul karena fakta dalam hidup ada kalanya masalah datang secara tiba-tiba dan memukul kita tak terduga—masalah yang muncul bukan dari ulah kita sendiri. Istilah ini mendorong dan memotivasi kita supaya hidup penuh waspada, dan dalam hikmat yang jauh lebih tinggi, membuat kita berserah sepenuhnya pada rancangan Tuhan dalam hidup kita.

Expect the Unexpected

Ketika Yesus hendak menyeberangi Danau Galilea dengan para murid, ada masalah yang tiba-tiba mendatangi mereka. Di tengah perjalanan, muncullah angin ribut yang membuat para murid kelabakan. Keberadaan Yesus tidak menjamin bahwa masalah tak menghampiri mereka. Masalah akan datang, bahkan sekonyong-konyong. Angin ribut tak terelakkan walaupun inisiatif untuk menyeberang danau bersumber dari Tuhan (Mrk. 4: 35). Poin ini penting dipahami karena setiap orang berpotensi mengalami masalah. Firman kali ini meminta kita agar masalah yang tak terprediksi pun tetap harus dihadapi.

 

Hal terpenting saat kita menghadapi masalah yang datang tiba-tiba adalah berlari pada Yesus. Kita boleh saja merencanakan hal-hal yang dapat membuat hati kita aman dan tenteram. Kita bisa menabung dan mencegah diri dari bahaya. Akan tetapi, Tuhan Yesus adalah jawaban yang lebih pasti. Karena itu, berlarilah kepada Dia setiap waktu, bukan hanya saat menderita atau mengalami masalah. Karena itu, datanglah kepada Dia senantiasa. (nsg)