Renungan Harian Kejadian 15: 1-21 ( Upaya Tak Pernah Sia-sia ). Pemuda dari daerah Tung Ping Chau, dusun pantai di Hong Kong berupaya mencaru gadis cantiknya bernama Wong Ka Yan. Gadis cantik itu sebelumnya pernah ia jumpai sekali saja di loket bioskop tetapi sang pemuda lupa menanyakan nomor telepon gadis tersebut. Sang pemuda mencari dengan menelpon ke sana ke mari dengan menggunakan “halaman kuning”. Namun, gadis itu tak pernah ditemukan. Kejadiannya berlangsung antara 1992-1995. Setelah diselidiki lebih mendalam, nama gadis yang dicarinya itu sebenarnya Wong On Yan. Ia salah mendengar nama gadis itu sedari awal. Hasilnya? Ia tidak pernah menemukan gadis idamannya itu tetapi berhasil menemukan banyak orang yang namanya mirip Wang Ka Yan. Maka, terbentuklah komunitas Wong Ka Yan. Upaya apapun selalu ada hasilnya.

Upaya Tak Pernah Sia-sia

Begitu pula. Abram pada masa itu sudah tua. Ia tidak memiliki keturunan. Ia berkata dengan bersedih, “Tuhan, nanti yang akan mewarisi rumahku adalah hambaku, Eliezer, orang Damsyik itu, sebab Engkau tidak memberikan kepadaku keturunan”. Lalu, Tuhan mengajak Abram untuk melihat langit, hitunglah bintang-bintang di langit! Demikianlah cara Tuhan mengisi pikiran Abram dengan harapan-harapan untuk memiliki keturunan. Abram pun berupaya menghitung banyaknya bintang itu, mengimaninya dngan menghitung bintang-bintang sesuai perintah-Nya (Yak.2: 26). Hasilnya? Upaya yang Abram kerjakan tidak sia-sia. Tuhan akhirnya memberi Anak Perjanjian, yaitu Ishak ketika sudah sangat tua.

 

Dalam kehidupan ini, entah itu sesuai dengan harapan, entah meleset, tetapi upaya bila dikerjakan, pasti aka nada hasilnya. Upaya yang keliru saja ada hasilnya, apalagi upaya yang benar. Jadi, berupayalah mengerjakan pekerjaan sesuai keyakinan (iman) kita dengan cermat dan teliti. Tuhan akan menolong upaya kita tersebut agar berhasill baik. (stf)